Jalan Imam Bardjo no.2 Semarang (PKM Joglo) 50241
Jawa Tengah - Indonesia
Telp : (+6224) 70442727
Blog : www.ima-undip.com
Email : ima@ima-undip.com

Dunia marketing merupakan dunia yang sedang diminati banyak pihak. Apalagi isu tentang entreprenuership menjadi isu internasional yang sedang booming.
Sebagai salah satu organisasi yang bergerak di bidang marketing, Indonesia Marketing Association Student Chapter Universitas Diponegoro (IMA S.C. UNDIP) juga berusaha membangun jiwa-jiwa entreprenuership di kalangan mahasiswa.
Tidak terasa kepengurusan IMA S.C. UNDIP periode 2007/2008 telah sampai pada batas akhirnya. Senin (24/3), bertempat di ruang perpustakaan lantai II FISIP UNDIP, Bima Nur Riedqhie, Presiden IMA S.C. UNDIP Periode 2007/2008 harus menyerahkan estafet organisasi kepada Presiden dan Wakil Presiden IMA S.C. UNDIP Periode 2008/2009 terpilih, Hananto Budi Pratomo dan Adji Ayomi.
Sebelumnya di bawah kepemimpinan Mas Bima, IMA S.C. UNDIP mengalami banyak kemajuan secara organisasi. Tercatat banyak event yang berhasil dilaksanakan dengan hasil yang memuaskan. Antara lain, Lomba Limbah Bernilai Jual, Seminar Internet Marketing dan Seminar Interaktif Jurus Jitu Anti Nganggur. Selain juga pelatihan-pelatihan untuk meningkatka skill member seperti pelatihan negosiasi, pelatihan public speaking, dll.
Ke depan, tantangan yang akan dihadapi pengurus IMA S.C. UNDIP Periode 2008/2009 memang lebih berat. Mengingat dunia marketing sekarang bukan hanya menjadi konsumsi orang marketing saja, melainkan semua orang yang ingin mengembangkan jiwa enterprenuershipnya. Presiden dan wakil presiden terpilih menyatakan ingin melakukan perbaikan di tubuh organisasi secara intern (ke dalam) dan ekstern (ke luar).
Selama ini masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki. Secara intern, seperti masalah komunikasi, kaderisasi, penumbuhan jiwa enterprenuership, dll. Sedangkan secara ekstern mengarah pada kualitas output kegitan yang dihasilkan selama satu tahun kepengurusan mendatang.
“Yang pasti, kita ingin mengembangkan IMA S.C. UNDIP menjadi lebih maju. Dan terima kasih kami ucapkan pada segenap pihak yang telah mendukung sampai sekarang”, tutur Hananto di sela-sela kesibukannya.
Rahmi Nuraini, Manager PR IMA S.C. UNDIP
Dalam dunia perusahaan, seperti industri media, setidaknya ada dua divisi PR yaitu corporate public relations (CPR) dan marketing communication (MC) atau marketing public relations (MPR). CPR lebih beroreintasi terhadap pembentukan citra perusahaan, sedangkan MC atau MPR lebih berorientasi kepada pemasaran atau penjualan. Artinya CPR memelihara citra publik internal dan eksternal perusahaan di luar pembeli atau pelanggan, sedangkan MC atau MPR memelihara citra publik eksternal (khususnya pembeli atau pelanggan).
Kebutuhan akan informasi menjadi salah satu latar belakang mengapa PR menjadi penting. Ketiadaan informasi yang akurat bisa menjadi sumber masalah baik bagi perorangan maupun perusahaan.
Dengan adanya perkembangan di dunia teknologi informasi tentu saja memperluas sarana untuk melakukan komunikasi. Dalam hal ini seorang PR yang handal harus tanggap untuk memanfaatkan media-media terbaru sebagai instrument aplikasi tugasnya.
Akhir-akhir ini muncul kecenderungan baru dimana media online digunakan sebagai media komunikasi, termasuk dalam Public Relations. Praktik kegiatannya biasa dikenal dengan istilah e-public relations atau cyber-public relations. Yaitu seorang PR yang menggunakan internet sebagai media publisitas. Jika media konvensional seperti TV, media cercak, radio, dll hanya dapat melakukan one to many relations. Internet dapat mengembangkan one to one communication.
Sejak tahun 1990-an, media online muncul menjadi media baru yang sangat kuat di dunia. Internet telah hampir menjadi sinonim dari sebuah konsep media baru saat ini. Perusahaan-perusahaan berlomba-lomba memajang produk dan jasanya di situs internet. Menurut Nielsen/Net Rating, pada Juni 2004 saja tercatat 21 juta orang membaca Yahoo News. Sementara itu, hanya setahun setelah peluncurannya, Google News diakses oleh 6,5 juta orang setiap bulannya. Dan inilah fakta menariknya pembaca utama Google News dan Yahoo News bukan wartawan melainkan konsumen pembaca berita.
Esensi dari Online Public Relations adalah percepatan informasi. Internet telah mengubah cara banyak perusahaan dalam menangani kontak pers dan kegiatan yang berhubungan dengan media relatios. Selain itu keuntungannya yang dapat diperoleh antara lain jangkauan secara global/dunia, banyaknya informasi yang tersedia dan aktual , mengembangkan investor relations, dapat mempertinggi kontak dengan media, akses yang mudah, biaya efisien.Dengan internet, perusahaan memiliki kemampuan berkomunikasi lebih tinggi dan memiliki nilai tambah yang membedakannya dengan perusahaan lainnya. Internet membuka pintu untuk komunikasi dua arah antara perusahaan dan publiknya.
Pembangunan branding online dilakukan melalui sarana email, presskit, website, weblog, blog, milis, newsgroup, autoresponder, ezine, e-newsletter, direct email, iklan online, online media relations, investor relations dan alat-alat komunikasi pemasaran lain di dunia online.
Rahmi Nuraini
PR IMA S.C. Undip
"Berdasarkan data dari Technorati pada bulan Agustus 2007 tercatat ada 94 juta blog, sementara pada Oktober 2005 baru 14 juta saja. Dan 80 ribu blog terdaftar setiap hari," jelasnya dalam Seminar Pemanfaatan Blog untuk Bisnis Online yang digelar oleh Indonesia Marketing Association (IMA) S.C. Undip di Aula Kandatel Telkom Johar, baru-baru ini.
Ridwan yang juga pengasuh Rubrik Konsultasi Internet Suara Merdeka mengungkapkan, media blog yang dikemas dengan baik oleh seorang pebisnis atau perusahaan apapun, akan menjadi alat komunikasi yang andal dalam mempromosikan produk atau jasanya. Dengan berbagai fasilitas seperti tak perlu membuat desain, kemudahan untuk menulis, dan menambahkan foto, catatan blog dapat di-update dengan cepat. "Pengunjung blog juga bisa memberikan komentar atau feedback yang nantinya bisa jadi masukan apakah produk anda memang disukai atau perlu diperbaiki."
Tempat Berbagi
Dengan demikian, selain membangun kepercayaan dengan komunitas, pemilik blog juga bisa mengembangkan ide dan pemikiran. Menurut dia, blog nantinya tidak hanya sekedar berjualan atau memasang produk saja. Lebih dari itu, blog juga bisa menjadi tempat berbagi dan mendapatkan pengetahuan berupa informasi atau edukasi bagi masyarakat.
"Misalnya usaha bakso, tak hanya pasang produk dengan kemasan menarik tetapi bisa diisi informasi mengenai formalin atau borax yang waktu itu sedang heboh-hebohnya. Jadi ketika orang mengetik kata kunci formalin dari situs pencari seperti google, tampilan blog akan keluar," imbuhnya.
Beberapa penyedia layanan blog gratis diantaranya adalah www.blogspot.com, www.blogger.com, multiply.com, friendsterblogs.friendster.com, dan blog.indosiar.com.
"Mudah saja tinggal buka penyedia layanan tersebut, daftarkan diri, isi formulir disana, berikan nama blog, pilih desain dan selesai," ujarnya. (J14-59)
sumber : www.suaramerdeka.com
About Me
The Japanese call it Hanakotoba, and King Charles II brought it to Sweden from Persia in the 17th century. Read More
Popular Posts
-
The Certified Professional Marketer, CPM (Asia-Pasifik) adalah persetujuan resmi status profesional bagi para profesional yang telah menca...
-
KETENTUAN CHARACTER DESIGN COMPETITION 1. Kategori : a. Humanity :adalah karakter manusia tidak terbatas pada laki-laki...
-
FIELD TRIP YOGYAKARTA "Yuk Kepoin Jogja" Saat mengunjungi Hs Silver Indonesia Marketing Association Undi...
Facebook Page
Labels Cloud
Labels List Numbered
Join Us
About me
About Us
- IMA Sub Chapter UNDIP
- Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
- Indonesia Marketing Association Sub Chapter Undip (IMA sc UNDIP) adalah salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang berada di Universitas Diponegoro Indonesia Marketing Association tidak hanya ada di Universitas Diiponegoro saja namun di beberapa Universitas yang mana dibawah naungan IMA Indonesia. Sehingga akan menambah relasi antar Universitas. Indonesia Marketing Association Merupakan anggota dari World Marketing Association (WMA) dan The Global Compact
Followers
IMA SC UNDIP 2015