SALAM MARKETING!!!
Tanggal 24-25 April 2012 yang lalu, IMA SC UNDIP berhasil melaksanakan LDO 2012 dengan sukses lho, marketers! LDO ini sendiri adalah acara tahunan IMA SC UNDIP yang bertujuan untuk meningkatkan keakraban antar anggota dan juga mengenal dasar marketing (upgrading)
Peserta yang ikut lumayan banyak dibanding peserta tahun lalu dan acara LDO kali ini semakin meriah. Sayangnya, tidak ada yang datang dari IMA Jateng sendiri, sangat disayangkan karena para member IMA yang baru belum mengenal anggota IMA Jateng. Beberapa senior IMA yang datang antara lain adalah Mas Hananto, Mas Adji, Mas Dani, Mas Rama.

Hari pertama diisi dengan games perkenalan,
kemudian dilanjutkan praktek di pasar : yaitu dibagi menjadi beberapa
tim dan diberi uang 10ribu kemudian tiap team harus membeli barang di
pasar yang paling berguna saat LDO tersebut dalam waktu 1 jam, acara
selanjutnya adalah sharing materi dari Mas Adji dan Mas Dani yang
dilengkapi dengan simulasi Strategi STP (Segmenting, Targeting,
Positioning), kemudian acara bebas.
Di acara bebas ini, antara pengurus senior dan yang baru semakin dekat karena kami menghabiskan waktu bermain poker bersama, bermain Uno dan bahkan menonton film bersama. Sebagian besar anggota tidur cukup larut karena terbawa suasana ^^
Untuk gambar lainnya dan kegiatan hari kedua akan di post di postingan berikutnya!!! Keep reading Marketers!! :D See ya! SALAM MARKETING!
Tanggal 24-25 April 2012 yang lalu, IMA SC UNDIP berhasil melaksanakan LDO 2012 dengan sukses lho, marketers! LDO ini sendiri adalah acara tahunan IMA SC UNDIP yang bertujuan untuk meningkatkan keakraban antar anggota dan juga mengenal dasar marketing (upgrading)
| OTW Bandungan |
| game perkenalan |
| Jeng VP HRD lagi digombalin |
| Di tengah games, 3 orang ini tetep ngeksis :D |
| Best Couple Ever = Bowie-Hekenda |
| muka-muka polos |
Peserta yang ikut lumayan banyak dibanding peserta tahun lalu dan acara LDO kali ini semakin meriah. Sayangnya, tidak ada yang datang dari IMA Jateng sendiri, sangat disayangkan karena para member IMA yang baru belum mengenal anggota IMA Jateng. Beberapa senior IMA yang datang antara lain adalah Mas Hananto, Mas Adji, Mas Dani, Mas Rama.
| peserta yang lagi dihukum suruh ngegombal :p |
| Pak Sekjen lagi digombalin XD |
| Bang VP Biskre lagi digombalin |
| pengarahan dari Adisti 'Afika' |
| Sebelum Take off ke pasar |
| ||
| Meninggalkan base camp ^^ |
| mulai BERAKSI |
Di acara bebas ini, antara pengurus senior dan yang baru semakin dekat karena kami menghabiskan waktu bermain poker bersama, bermain Uno dan bahkan menonton film bersama. Sebagian besar anggota tidur cukup larut karena terbawa suasana ^^
Untuk gambar lainnya dan kegiatan hari kedua akan di post di postingan berikutnya!!! Keep reading Marketers!! :D See ya! SALAM MARKETING!
President: Rani Evadewi
Vice President: Muhammad Habib Mahendra
Finance: Noviana Rachmawaty Sari
Department of HRD
Vice President of HRD: Adisti Nurul Aulia
Manager of Personalia: Devi Indriyani
Manager of RnD: Rafika Sulistya
Personalia:
Maylinda Nur Hasanah
Putri Nur Rositawati
M Zainal Mahfud
Zunainatul Firdausia
Antama Zulfa Dinufa
Andri Wibowo
Fatih Bagus
Widiastuti Nur Farida
RnD Officer:
Sherly Azizah
Francisca Bulan
Rizqi Yuniarti
Hari Darmawan
Abdul Rozaq
Tyas Rukmi
Dwi Nanda L
Vice President: Muhammad Habib Mahendra
Finance: Noviana Rachmawaty Sari
Department of HRD
Vice President of HRD: Adisti Nurul Aulia
Manager of Personalia: Devi Indriyani
Manager of RnD: Rafika Sulistya
Personalia:
Maylinda Nur Hasanah
Putri Nur Rositawati
M Zainal Mahfud
Zunainatul Firdausia
Antama Zulfa Dinufa
Andri Wibowo
Fatih Bagus
Widiastuti Nur Farida
RnD Officer:
Sherly Azizah
Francisca Bulan
Rizqi Yuniarti
Hari Darmawan
Abdul Rozaq
Tyas Rukmi
Dwi Nanda L
Department of Event
Vice President of Event: Wahyu Setyawati Utami
Manager of Event: Norma Fetri Riana
Event Officer:
Reza Arjana
Edwin Febrianda
Ina Setyaningtyas
Isna Kholilah
Nanda Syahrial Bahri
I Dewa Ayu Intan
Candra Aditia Ningrum
Esha E Saratoga
Putra Indra Prayogo
Annisa Dyah Imansari
Gigih Prayitno
Elfira Yuli Setyaningrum
Muhammad Habib Takeshi Johari
Nurul Istiqomah
Rohmatun Nahariyah
Wijanarko
Ariyo Mukti Raharjo
Kurnia Kusuma Rachmawati
Hekenda Permana Aji
Devi Tri Mulyani
Hari Setyowati
Department of Communication
Vice President of Communication: Antysa Chlara Norenznandya
Manager of Public Relation: Dimas Irfan Anshari
Manager of non Corporate: Yenny Kusuma Astuti
Manager of corporate: Firsa Hadi Respati
Nabila H N
Vita Dwi Nur
M. Firman Prayogi
Giska Noorizkie
Irfan Zamzani
Corporate Officer:
Dwi Anita N
Melati Lindasari
Citra Juliandari R
Zulfikar
Alif Nur Azizah
Ibrahim Oka
Non-Corporate Officer:
Nadia Cynthia Dewi
Melani Ria
Kurnia Afsari
Bowie Adriano
Miladia Septiana
Adi Kartiko
Department of Creative & Business
Vice President of Creative & Business : Prasetyo Agus
Manager of Business: Yusuf Atstsaqifi
Manager of Creative: Safirina Aulia Rahmi
Creative Officer:
Winda Rosiana Pratiwi
Mirzha Rusfianto
Nurlan Siregar
Anitya Ardiyani Puspita
Inayatur Rahmaniyah
Gisela Laurenti Delani Winarto
Priscilia Sonatha
Hendhita Reski W
Business Officer:
Faisal Rosa Halim
Clara Aprilia Sinurat
Raga Syaikhu
Rita Mustika
Juwita Widyarsih
Yuanita Sesariana
Achmad Rozaq
Winarti Monica
Astri Wulaningtyas
Nilam Adhini
Vice President of Event: Wahyu Setyawati Utami
Manager of Event: Norma Fetri Riana
Event Officer:
Reza Arjana
Edwin Febrianda
Ina Setyaningtyas
Isna Kholilah
Nanda Syahrial Bahri
I Dewa Ayu Intan
Candra Aditia Ningrum
Esha E Saratoga
Putra Indra Prayogo
Annisa Dyah Imansari
Gigih Prayitno
Elfira Yuli Setyaningrum
Muhammad Habib Takeshi Johari
Nurul Istiqomah
Rohmatun Nahariyah
Wijanarko
Ariyo Mukti Raharjo
Kurnia Kusuma Rachmawati
Hekenda Permana Aji
Devi Tri Mulyani
Hari Setyowati
Department of Communication
Vice President of Communication: Antysa Chlara Norenznandya
Manager of Public Relation: Dimas Irfan Anshari
Manager of non Corporate: Yenny Kusuma Astuti
Manager of corporate: Firsa Hadi Respati
Public Relation Officer:
Fina Ayu ShabrinaNabila H N
Vita Dwi Nur
M. Firman Prayogi
Giska Noorizkie
Irfan Zamzani
Corporate Officer:
Dwi Anita N
Melati Lindasari
Citra Juliandari R
Zulfikar
Alif Nur Azizah
Ibrahim Oka
Non-Corporate Officer:
Nadia Cynthia Dewi
Melani Ria
Kurnia Afsari
Bowie Adriano
Miladia Septiana
Adi Kartiko
Vice President of Creative & Business : Prasetyo Agus
Manager of Business: Yusuf Atstsaqifi
Manager of Creative: Safirina Aulia Rahmi
Creative Officer:
Winda Rosiana Pratiwi
Mirzha Rusfianto
Nurlan Siregar
Anitya Ardiyani Puspita
Inayatur Rahmaniyah
Gisela Laurenti Delani Winarto
Priscilia Sonatha
Hendhita Reski W
Business Officer:
Faisal Rosa Halim
Clara Aprilia Sinurat
Raga Syaikhu
Rita Mustika
Juwita Widyarsih
Yuanita Sesariana
Achmad Rozaq
Winarti Monica
Astri Wulaningtyas
Nilam Adhini
Saya sering mendapat pertanyaan serupa dari para marketer. Apakah produk bagus dengan kualitas tinggi sudah cukup mengantarkan kita mejadi market leader? Sekali lagi jawaban harus dikontekskan dengan industri dan tingkat kompetisi yang dihadapi di industri kita. Sebelum pembahasan ke tingkat persaingan dalam industri, maka sebaiknya disadari dulu pengertian diferensiasi yang berbeda-beda antara satu pebisnis dengan pebisnis lainnya.
Banyak persepsi yang salah kaprah mengartikan diferensiasi dalam pemasaran sebagai keunikan produk. Bahkan, sebelum bicara keunikan produk, ada yang menganggap bahwa ”diferensiasi” tingkat pertama dan yang paling mudah dilakukan oleh marketer yang unsophisticated yakni menawarkan dengan ”harga lebih murah” adalah sebuah keunikan. Paradigma berpikir seperti ini memang diterapkan oleh marketer yang unsophisticated, yang bisanya hanya membuat barang dengan harga lebih murah.
Diferensiasi tahap kedua bicara soal produk yang berbeda. Sering kali marketer ngotot mencari cara membuat produk yang ”lebih baik”, yang lebih berkualitas. Bahkan, karena yakinnya produknya lebih berkualitas, maka dia begitu ngotot mencoba meyakinkan pasar bahwa produknya memang lebih berkualitas daripada pesaing. Adakah yang salah jika membangun diferensiasi dari sisi produk yang kita sendiri anggap lebih berkualitas dibandingkan produk pesaing?
Pasalnya, pasar sekarang bukan hanya butuh produk yang berkualitas dengan harga yang sesuai, tapi juga sudah butuh kesemuanya, yakni harga yang sesuai, dengan kualitas top, pelayanan dan pengalaman yang menyenangkan, serta image yang kuat. Jika dipersamakan, maka pasar atau customer sekarang butuhnya ”value” yang berasal dari hasil hitungan kualitas dibagi harga. Jika tidak punya kemampuan meningkatkan kualitas, maka yang sering dipilih oleh pemasar adalah menurunkan harga. Ini cara memasarkan yang paling sederhana, sering dilakukan oleh Mom & Pop store yang tidak punya keahlian pemasaran.
Bagi marketer, diferensiasi bukanlah menyajikan sesuatu yang lebih baik, tetapi menyajikan sesuatu yang memang berbeda. “It’s better to be little bit different than to be little bit better”. It’s about perception, perception and perception. Yang mesti dibangun adalah persepsi “kualitas yang berbeda” tanpa harus mengeluarkan biaya lebih mahal dibandingkan pesaing, dan persepsi “better off” tanpa harus menurunkan harga lebih banyak dibanding pesaing. Apakah itu?
Kata kuncinya berbeda. Yang namanya beda begini: kalau saya ke kanan, Anda ke kiri. Kalau saya ke atas, Anda ke bawah. Kalau saya ke laut, Anda ke gunung, nah ini yang namanya beda. Tetapi yang sering kita temui pemasar mengartikan diferensiasi sebagai lebih baik sedikit. Maka, kalau diterapkan dalam contoh tadi, kalau saya ke kanan dengan sepeda, Anda ke kanan dengan mobil, bukan ke kiri; kalau saya berlayar di laut dengan perahu, Anda berlayar di laut dengan kapal motor, bukan ke gunung. Alangkah sulitnya menjadi pelanggan yang harus membedakan mana yang lebih baik bagi mereka, ke kanan bersepeda atau bermobil? Berperahu layar atau berperahu motor?
Yang terjadi dengan hasil strategi pemasaran yang dilakukan perusahaan Anda selama ini adalah upaya below the line (memaksa alam sadar pelanggan) untuk terus percaya bahwa kualitas produk Anda sedikit lebih baik dibandingkan pesaing dengan harga yang lebih murah. Penjualan memang terjadi, tetapi tanpa ekuitas merek. Yang optimal adalah penjualan terjadi karena adanya ekuitas merek. Keadaan yang Anda hadapi menjadi sangat labil. Karena penjualan saat ini tidak menjamin future cash flow yang sehat. Future cash flow yang sehat ditentukan oleh kesehatan dan ekuitas merek. Untuk membangun ekuitas merek mulailah beralih menggunakan strategi ke kanan dan ke kiri atau ke gunung dan ke laut. Berbeda-berbeda. Bangun persepsi yang berbeda sekaligus disaat bersamaan mereposisi pesaing. (Yuliana Agung, MBA.)
Sumber: http://www.marketing.co.id/2012/03/29/diferensiasi/
PROFIL
IMA S.C. Undip adalah sebuah organisasi mahasiswa yang berkonsentrasi dibidang marketing. IMA S.C. Undip merupakan suatu bentuk edukasi dari Indonesia Marketing Association (IMA) melalui IMA Chapter Jawa Tengah kepada mahasiswa Undip yang memiliki minat dan keinginan untuk lebih mendalami ilmu marketing yang berkembang sangat pesat di dunia maupun di Indonesia.IMA S.C. Undip didirikan pada tanggal 16 Februari 1998, melalui pengesahan S.K. Rektor Undip dan disahkan oleh IMA Pusat melalui IMA Chapter Jawa Tengah dengan nama IMA S.C. Undip (Indonesia Marketing Association Student Chapter Universitas Diponegoro).
Seiring dengan berkembangnya IMA S.C. Undip dari tahun ke tahun, menjadikan IMA S.C. Undip mendapatkan pengakuan atas prestasi yang diperoleh dari IMA Pusat. Hal ini ditandai dengan disejajarkannya IMA S.C. Undip dengan IMA Sub Chapter setingkat kota di Jawa Tengah pada tanggal 24 Mei 2008 lalu di Hotel Horison Semarang oleh Y. W. Junardy (Presiden IMA Pusat). Nama IMA S.C. Undip yang semula IMA Student Chapter Undip menjadi IMA Sub Chapter Undip. Dengan berubahnya status IMA S.C. Undip, ini membuktikan bahwa IMA S.C. Undip berkompeten dan memiliki kualifikasi lebih untuk diberikan kepercayaan oleh IMA Pusat untuk menyebarkan edukasi mengenai marketing.
Visi dan Misi
Visi:
Menjadikan IMA SC UNDIP sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa teraktif di Universitas Diponegoro dan meningkatkan sumber manusia didalamnya
Misi:
1. Memperjelas dan memaksimalkan job desk tiap departemen yang ada di IMA
2. Memaksimalkan kinerja tiap departemen untuk mencapai visi IMA
Presiden dan Sekjen IMA SC UNDIP 2012
Rani Evadewi dan M. Habib
About Me
Taylor Wong
Architecture Designer
The Japanese call it Hanakotoba, and King Charles II brought it to Sweden from Persia in the 17th century. Read More
Popular Posts
-
The Certified Professional Marketer, CPM (Asia-Pasifik) adalah persetujuan resmi status profesional bagi para profesional yang telah menca...
-
KETENTUAN CHARACTER DESIGN COMPETITION 1. Kategori : a. Humanity :adalah karakter manusia tidak terbatas pada laki-laki...
-
FIELD TRIP YOGYAKARTA "Yuk Kepoin Jogja" Saat mengunjungi Hs Silver Indonesia Marketing Association Undi...
Facebook Page
Labels Cloud
Labels List Numbered
Join Us
Powered by Blogger.
About me
About Us
- IMA Sub Chapter UNDIP
- Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
- Indonesia Marketing Association Sub Chapter Undip (IMA sc UNDIP) adalah salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang berada di Universitas Diponegoro Indonesia Marketing Association tidak hanya ada di Universitas Diiponegoro saja namun di beberapa Universitas yang mana dibawah naungan IMA Indonesia. Sehingga akan menambah relasi antar Universitas. Indonesia Marketing Association Merupakan anggota dari World Marketing Association (WMA) dan The Global Compact
Followers
IMA SC UNDIP 2015